Jakarta, CoverPublik.com — Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, sekaligus mengingatkan jajaran menteri Kabinet Merah Putih terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam sidang tersebut, Presiden mengajak seluruh menteri, wakil menteri, dan pejabat kabinet untuk memanjatkan doa bersama agar para korban terdampak bencana diberikan kekuatan serta dapat segera pulih.
“Kita tentunya selalu sadar dan ingat saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara terutama, dan Sumatera Barat yang baru saja mengalami banjir dan tanah longsor. Kita berdoa agar saudara-saudara kita segera pulih,” kata Prabowo dalam sambutannya.
Presiden juga meminta para menteri untuk bekerja lebih keras dalam upaya pemulihan pascabencana, khususnya terkait penyediaan hunian bagi warga terdampak agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dilaksanakan.
Prabowo menegaskan bencana banjir dan longsor yang terjadi di tiga provinsi tersebut tidak terlepas dari perubahan cuaca dan iklim yang kini menjadi persoalan global. Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut harus dihadapi dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, sekaligus menjadi ujian ketangguhan bangsa.
Menurut Presiden, pemerintah telah melakukan berbagai langkah langsung di lapangan. Ia mengaku telah berulang kali mengunjungi wilayah terdampak bencana untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
“Saya sudah ke Aceh tiga kali, ke Sumatera Utara dua kali, dan ke Sumatera Barat satu kali. Ke depan, saya merencanakan minimal seminggu sekali meninjau daerah-daerah tersebut untuk memantau perkembangan,” ujarnya.
Sidang Kabinet Paripurna kali ini tidak hanya membahas penanganan bencana di wilayah Sumatera, tetapi juga persiapan pemerintah menghadapi periode libur Natal dan Tahun Baru.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan sidang kabinet menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah lintas kementerian dalam penanganan bencana serta pengamanan libur akhir tahun.
“Ada Sidang Kabinet Paripurna di Istana. Kita ingin mendengar arahan Bapak Presiden terkait berbagai isu, termasuk penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta hal-hal penting menjelang Natal dan Tahun Baru,” kata AHY.










