Bengkulu, CoverPublik.com – Pemerintah Kota Bengkulu terus berupaya menekan angka kekerasan dan kenakalan remaja yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan program sekolah khusus bagi anak-anak yang dinilai proaktif namun sulit ditangani oleh orang tuanya. Program tersebut diharapkan menjadi solusi dalam membina karakter anak sejak dini.
“Program ini mirip dengan yang pernah digagas Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi, yang memasukkan anak-anak ke barak militer. Bedanya, di Bengkulu anak-anak akan dibina di masjid selama kurang lebih tiga hari,” kata Dedy di Bengkulu, Minggu.
Ia menuturkan, masjid dipilih sebagai lokasi pembinaan karena diyakini dapat menjadi sarana pendidikan agama sekaligus membangun kedisiplinan serta menanamkan akhlak mulia pada anak-anak.
Saat ini, kata Dedy, Pemkot Bengkulu tengah mematangkan rencana tersebut agar dapat memberikan dampak positif dan menjadi pelajaran berharga bagi para siswa. Program sekolah khusus ini ditargetkan segera dijalankan setelah seluruh persiapan dan mekanisme teknis rampung dibahas.
“Tujuannya bukan sekadar memberi hukuman, tetapi memberikan pembinaan yang mendidik. Kami ingin anak-anak ini bisa berubah menjadi lebih baik,” ujar Dedy menegaskan.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025










