
Bengkulu, CoverPublik.com – Wacana Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bergabung dengan Partai Golkar terus menjadi perbincangan hangat di tengah publik. Langkah ini dinilai strategis dan dapat memberikan keuntungan besar bagi Partai Golkar.
Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Robert Alamsyah, SE, menyambut positif kemungkinan tersebut. Menurutnya, dinamika politik yang terjadi saat ini menunjukkan keterbukaan Partai Golkar untuk menerima berbagai pihak.
“Sah-sah saja, politik itu dinamis. Partai Golkar terbuka untuk semua pihak. Silakan saja, justru jika hal ini terjadi, maka akan semakin bagus,” ujar Robert di kediamannya, Minggu (19/1/2025).
Robert juga menambahkan bahwa dukungan Golkar terhadap Gibran bukanlah hal baru. Menurutnya, partai berlambang pohon beringin ini sudah lama menunggu momen Gibran bergabung.
“Sudah sewajarnya, karena Partai Golkar juga pasca-pencalonan mendukung Gibran. Artinya, keinginan ini sudah lama dinantikan untuk diwujudkan,” jelas Robert.
Dengan masuknya Gibran ke Golkar, Robert berharap kehadirannya dapat memperbesar dan memperkuat partai di kancah politik nasional. Apalagi, dengan posisinya sebagai Wakil Presiden, Gibran dinilai memiliki kemampuan dan pengaruh untuk membantu membesarkan Partai Golkar.
“Kita berharap, jika Gibran bergabung, maka itu dapat membantu membesarkan Partai Golkar. Apalagi sekarang beliau menjabat sebagai Wakil Presiden, tentunya kapasitas dan pengaruh beliau akan membawa dampak positif. Tapi itukan masih sebatas Wacana, karena sampai detik ini belum ada pernyataan secara langsung dan tegas dari Wapres Gibran bahwa dia akan bergabung di Partai Golkar,” ujar Robert optimis.
Dinamika politik yang melibatkan Gibran memang menjadi sorotan. Sebagai figur muda yang tengah menjabat posisi strategis di pemerintahan, wacana ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap citra dan posisi Partai Golkar di mata masyarakat.
Pengamat politik Ifansyah Putra, M.Sos, juga menilai, langkah ini bisa menjadi bagian dari strategi Golkar untuk merebut simpati generasi muda, mengingat sosok Gibran dikenal sebagai representasi pemimpin muda yang energik dan dekat dengan masyarakat.
Meski belum ada pernyataan resmi dari Gibran terkait kabar tersebut, wacana ini terus berkembang dan menjadi perhatian publik. Jika terwujud, kehadiran Gibran di Partai Golkar diharapkan tidak hanya memperkuat partai, tetapi juga memberikan warna baru dalam dinamika politik nasional.
Golkar kini semakin terbuka untuk berbagai kemungkinan, menjadikan partai ini tetap relevan dalam percaturan politik Indonesia. Waktu akan menjawab apakah Gibran benar-benar bergabung dan membawa dampak yang diharapkan oleh para kader partai.
Pewarta: Yulisman/Adi Saputra
Editor : Man Saheri









