Walikota Bengkulu Optimistis Jadi yang Terbaik dalam Inovasi Daerah

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, saat membuka kegiatan sosialisasi inovasi daerah yang digelar di Ruang Hidayah I, Kantor Wali Kota Bengkulu, Senin (5/5/25).

Bengkulu, CoverPublik.com – Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap kemampuan Kota Bengkulu dalam mempertahankan predikat sebagai kota terinovatif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan sosialisasi inovasi daerah yang digelar di Ruang Hidayah I, Kantor Wali Kota Bengkulu, Senin (5/3/25).

Dedy mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama pihak kecamatan dan kelurahan, untuk menghadirkan inovasi yang nyata, berdaya guna, dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa inovasi harus menjadi solusi yang mempermudah layanan publik.

“Inovasi ini hadir sebagai alat untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Jadi, setiap OPD harus mampu menggali ide dan berinovasi demi memberikan manfaat nyata,” tegas Dedy.

Ia mencontohkan keberhasilan Kota Bengkulu saat masa pandemi Covid-19, yang saat itu mampu menghadirkan inovasi transportasi publik dan meraih insentif dari pemerintah pusat senilai Rp3 miliar. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Kota Bengkulu mampu bersaing di tingkat nasional.

Salah satu inovasi unggulan yang disebutkan Dedy adalah aplikasi SIPAKBRO (Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kelurahan Malabro), yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan administrasi kelurahan tanpa harus datang ke kantor.

Selain itu, Dedy juga mengapresiasi inovasi dari SMP Negeri 21 Kota Bengkulu yang kini telah diadopsi oleh sekolah lain, membuktikan bahwa inovasi dari daerah dapat memberikan dampak luas.

Dalam arahannya, Dedy juga memberikan tugas kepada Bappeda dan Dinas Komunikasi dan Informatika untuk menyusun inovasi digital terintegrasi yang mampu merangkum semua inovasi OPD dalam satu platform.

“Saya ingin aplikasi seperti SIPADEK dikembangkan menjadi sistem yang menyeluruh, yang mencakup seluruh inovasi dari setiap OPD,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal menjaring inovasi dari setiap OPD dalam rangka persiapan menghadapi ajang Innovative Government Award (IGA) 2025.

“Dari sisi kualitas dan kuantitas, kita terus meningkat. Tahun 2024 lalu tercatat ada 275 inovasi, naik signifikan dari tahun sebelumnya,” jelas Medy.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Wali Kota Bengkulu berharap julukan “Kota Terinovatif” terus melekat dan menjadi identitas kuat bagi Kota Bengkulu di kancah nasional.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025