Coverpublik.com – Tokyo, Jepang diguncang gempa berkekuatan 7,5 Skala Richter pada pukul 16.10 waktu setempat. Tidak hanya itu, gempa ini juga memicu gelombang tsunami yang menghantam wilayah pesisir.
Dilaporkan oleh CNN, gempa ini memiliki kekuatan awal sebesar 7,6 Skala Richter. Namun, data terbaru dari USGS mengungkapkan bahwa kekuatan gempa sebenarnya adalah 7,5 Skala Richter.
Gempa ini terjadi di kedalaman 10 kilometer dan berpusat sekitar 42 kilometer di timur laut Anamizu, prefektur Ishikawa.
Setelah gempa utama, terjadi beberapa gempa susulan dengan kekuatan yang bervariasi. Salah satu gempa susulan tercatat memiliki kekuatan sebesar 6,2 Skala Richter.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) segera mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa terjadi. Menurut laporan dari The Guardian dan Al Jazeera, lembaga penyiaran Jepang NHK telah menyebarkan peringatan tsunami besar di prefektur Ishikawa.
Peringatan tsunami dari JMA dibagi menjadi tiga kategori, ditandai dengan garis ungu, merah, dan kuning. Noto Area di prefektur Ishikawa termasuk dalam kategori “Peringatan Tsunami Besar” yang ditandai dengan garis ungu, karena lokasinya yang berdekatan dengan pusat gempa.
Badan Meteorologi Jepang juga mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir prefektur Niigata dan Toyama.
NHK, lembaga penyiaran publik Jepang, segera menyarankan warga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi setelah gempa terjadi di wilayah Noto, Ishikawa.
Setelah beberapa saat, peringatan tsunami dari JMA diturunkan menjadi imbauan. Namun, warga tetap diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk evakuasi yang diberikan oleh otoritas setempat.
Tsunami dengan ketinggian yang bervariasi dilaporkan menghantam wilayah Ishikawa, yang merupakan wilayah terdekat dengan pusat gempa. Menurut laporan dari BBC dan AFP, Badan Meteorologi Jepang mencatat bahwa gelombang tsunami setinggi 1,2 meter telah menghantam pelabuhan Wajima di prefektur Ishikawa pada pukul 16.21 waktu setempat.
Pewarta: Restu Edi
Editor: Man Saheri










