Erick Thohir Minta Indonesia Maksimalkan Kepercayaan FIFA sebagai Tuan Rumah FIFA Series

Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir. (Foto: Istimewa)

Jakarta, CoverPublik.com – Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta kepercayaan FIFA kepada Indonesia sebagai salah satu tuan rumah FIFA Series dimaksimalkan untuk menghadapi tantangan dari tim-tim lintas federasi. Ia menilai kesempatan tersebut dapat meningkatkan kesiapan Timnas Indonesia dalam bersaing di level internasional.

“Ini adalah kesempatan besar yang harus kita manfaatkan untuk terus menguji dan menaikkan level Timnas. Dengan menghadapi lawan dari luar Asia secara rutin, para pemain akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis,” kata Erick dalam keterangan tertulis yang diterima pewarta, Sabtu.

Ia menambahkan bahwa FIFA Series menjadi jalur penting bagi pengembangan karakter tim nasional. “Ini adalah jalan terjal sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” ujarnya.

FIFA Series merupakan program resmi FIFA yang mempertemukan tim nasional dari berbagai konfederasi dalam rangkaian laga persahabatan terstruktur. Program ini dirancang untuk menambah pengalaman internasional tim peserta serta mendukung pemerataan perkembangan sepak bola global.

Selama ini Indonesia lebih sering menghadapi lawan dari Asia. Melalui FIFA Series, Timnas dijadwalkan bertemu perwakilan Afrika (CAF), Eropa (UEFA), Amerika Selatan (CONMEBOL), Amerika Utara, Tengah dan Karibia (CONCACAF), serta Oseania (OFC). Format ini membuka kesempatan bagi pemain Indonesia mempelajari beragam karakter permainan, mulai dari kekuatan fisik tim Afrika, disiplin taktis Eropa, kreativitas Amerika Selatan, hingga kecepatan tim CONCACAF.

Untuk edisi 2026, Indonesia bergabung sebagai tuan rumah bersama Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritius, Puerto Rico, Rwanda, dan Uzbekistan. Penunjukan tersebut menempatkan Indonesia kembali dalam kalender resmi FIFA sebagai penyelenggara agenda internasional.

FIFA Series pertama digelar pada 2024 di lima negara, yaitu Aljazair, Azerbaijan, Mesir, Arab Saudi, dan Sri Lanka, dengan format mempertemukan tim-tim lintas benua dalam satu venue.