
Jakarta, CoverPublik.com — Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, memastikan tidak ada rencana naturalisasi pemain baru menjelang dua pertandingan krusial Timnas Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Fokus penuh kini diarahkan pada komposisi pemain yang telah ada guna meraih kemenangan penting melawan China dan Jepang pada bulan Juni mendatang.
“Belum ada rencana,” ujar Erick Thohir kepada awak media di Bali United Training Center, Gianyar, Jumat (18/4/2025). “Kami sekarang fokus yang sekarang ada saja. Kita fokus untuk bulan Juni dengan tim yang ada saja. Sampai sekarang itu saja.”
Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi mengenai nama-nama pemain diaspora baru yang disebut-sebut tengah dipantau oleh PSSI. Beberapa nama yang ramai diperbincangkan termasuk Tristan Gooijer dan Laurin Ulrich, yang dikabarkan telah dihubungi oleh federasi. Meski begitu, belum ada konfirmasi resmi terkait proses naturalisasi mereka.
Selama lima tahun terakhir, program naturalisasi menjadi salah satu strategi utama PSSI untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di kancah internasional. Sejak 2020, tercatat sudah ada 19 pemain baru yang bergabung melalui jalur naturalisasi. Para pemain ini, yang sebagian besar merupakan diaspora Indonesia yang berkarier di Eropa, memberikan kontribusi signifikan terhadap performa tim nasional.
Pencapaian Timnas Indonesia juga menunjukkan hasil yang positif. Skuad Garuda masih memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Saat ini, Indonesia berada di posisi keempat Grup C pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, dengan mengoleksi sembilan poin dari delapan pertandingan.
Dua pertandingan terakhir bakal menjadi penentu nasib Indonesia. Pada 5 Juni 2025, tim besutan Patrick Kluivert akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan ini menjadi ajang balas dendam setelah di pertemuan pertama, Indonesia kalah tipis 1-2 dari China.
Lima hari kemudian, Indonesia akan melawat ke kandang Jepang di Suita Football City Stadium. Tantangan berat menanti, mengingat Jepang merupakan salah satu tim terkuat di grup dan sudah memastikan lolos ke putaran final. Pada pertemuan sebelumnya, Indonesia menelan kekalahan 0-4 dari Samurai Biru.
Dengan tidak adanya rencana naturalisasi tambahan, Timnas Indonesia akan mengandalkan kekompakan dan kerja keras dari pemain yang telah ada. Harapan besar tetap mengiringi perjuangan Garuda untuk mengukir sejarah lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025









