
Bengkulu, CoverPublik.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Wakil Gubernur Rosjonsyah Mian menghadiri Rapat Paripurna Pengumuman ke-III Masa Persidangan ke-II DPRD Provinsi Bengkulu, Jumat (15/8/2025). Agenda utama rapat adalah mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI, yang digelar serentak bersama sidang tahunan DPR RI dan DPD RI.
Rapat paripurna berlangsung khidmat di ruang sidang DPRD Provinsi Bengkulu, dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan instansi terkait. Peserta mendengarkan arahan Presiden yang menekankan efisiensi, pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas layanan publik, dan penguatan persatuan bangsa di tengah tantangan global.
Usai rapat, Gubernur Helmi Hasan menegaskan kesiapan pemerintah provinsi menjalankan seluruh arahan Presiden.
“Sebagai gubernur, bawahan presiden, kita semua tegak lurus. Soal efisiensi sudah kita jalankan. Fokus kami membangun infrastruktur, bahkan tahun ini anggarannya terbesar, Rp600 miliar, belum pernah sebelumnya,” ujar Helmi.
Anggaran infrastruktur tahun 2025 digunakan untuk pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, fasilitas umum, dan sarana penunjang perekonomian masyarakat. Gubernur meyakini, infrastruktur memadai akan menjadi motor penggerak kemajuan daerah, membuka akses antarwilayah, serta meningkatkan daya saing ekonomi.
Selain infrastruktur, sektor kesehatan menjadi prioritas utama. Helmi memaparkan, pada momentum HUT ke-80 RI, Pemprov Bengkulu akan mendistribusikan 130 unit ambulans ke desa-desa di seluruh provinsi untuk mempercepat penanganan darurat medis, khususnya di wilayah terpencil.
“Kita akan membagikan 130 unit ambulans untuk desa-desa, memperbaiki ruang Fatmawati di RSUD M. Yunus agar dapat digunakan kembali, dan mencetak sawah di Pulau Enggano. Merah Putih adalah simbol persatuan dan kesatuan,” ujar Helmi.
Renovasi ruang Fatmawati di RSUD M. Yunus akan meningkatkan kapasitas layanan rawat inap dengan fasilitas modern, sementara pencetakan lahan sawah baru di Pulau Enggano ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Gubernur Helmi menegaskan, seluruh program dijalankan dengan semangat kebersamaan. Ia mengajak masyarakat Bengkulu mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Merah Putih bukan sekadar bendera, tetapi simbol tekad kita untuk bersatu membangun bangsa. Dengan kebersamaan, Bengkulu akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Pidato Kenegaraan Presiden RI diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah, sehingga berbagai program pembangunan di Bengkulu berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025









