Polres Bengkulu Tengah Gelar Bazar Murah Jaga Stabilitas Harga Pangan

Polres Bengkulu Tengah Gelar Bazar Murah Jaga Stabilitas Harga Pangan di Halaman Kantor Camat Karang Tinggi, Kamis (14/8). (Foto: Yulisman/CoverPublik.com)

Bengkulu Tengah, CoverPublik.com – Dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras, Polres Bengkulu Tengah menggelar Bazar Murah melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri Tahun 2025. Kegiatan ini dibuka di Halaman Kantor Camat Karang Tinggi, Kamis (14/8), dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.

Acara tersebut dihadiri Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., Ketua DPRD Bengkulu Tengah Fepi Suheri, S.IP., Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo, S.I.K., perwakilan Dandim 0407 Kota Bengkulu, para asisten daerah, kepala dinas terkait, Camat Karang Tinggi, dan kepala desa setempat.

Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo menegaskan, kegiatan ini menjadi langkah konkret Polri mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kami tidak hanya fokus pada tugas penegakan hukum, tetapi juga ingin berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui GPM ini, kami berharap harga beras dan kebutuhan pokok lainnya tetap terjangkau, terutama bagi warga kurang mampu,” ujarnya.

Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto memberikan apresiasi atas sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah.

“Bazar murah ini sangat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran, apalagi menjelang musim kemarau yang kerap memicu kenaikan harga pangan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kecamatan,” tuturnya.

Beras menjadi komoditas utama yang dijual dengan harga subsidi, diikuti minyak goreng, gula pasir, telur, dan sayuran segar hasil kerja sama dengan distributor dan petani lokal. Antusiasme warga terlihat sejak pagi, dengan ratusan masyarakat memadati lokasi bazar untuk mendapatkan kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau.

Ketua DPRD Bengkulu Tengah Fepi Suheri menambahkan, kegiatan ini selaras dengan komitmen pemerintah daerah untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

“Program ini bukan hanya sekadar transaksi jual-beli, tetapi bentuk nyata kepedulian pemerintah dan aparat penegak hukum terhadap kondisi ekonomi warga,” ujarnya.

Selain bazar murah, warga juga mendapatkan sosialisasi tentang ketahanan pangan rumah tangga, termasuk pemanfaatan lahan pekarangan untuk menanam sayuran dan tanaman pangan. Dengan dukungan lintas sektor, GPM diharapkan menjadi solusi strategis menjaga kestabilan harga pangan di Bengkulu Tengah.

Pewarta: Yulisman
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025