Kemenkes Bangun Pusat Kanker Pertama di Wilayah Sumatra Bagian Utara

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono bersama pihak terkait saat groundbreaking Gedung Onkologi Terpadu RSUP Adam Malik Medan, Sumatera Utara/Foto: Kemenkes

Jakarta, CoverPublik.com  – Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono melakukan groundbreaking Gedung Onkologi Terpadu Rumah Sakot Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan, Sumatra Utara.

Pembangunan Gedung Onkologi Terpadu ini ditujukan untuk mendukung pelayanan penyakit katastropik kanker, khususnya di wilayah Sumatra Utara.

Dante mengatakan kanker merupakan salah satu hal yang penting dalam pelayanan kesehatan. Gedung Onkologi Terpadu ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat layanan kuratif kanker, tapi juga deteksi dini.

“Kalau pasien-pasien tersebut didiagnosis pada stadium awal maka angka penyembuhannya jadi lebih besar. Jadi, saya pesankan juga kepada Pak Direktur bahwa tidak hanya pelayanan kuratif yang kita lakukan, tetapi deteksi dini kita upayakan secara masif,” kata Dante.

Sebagai pusat onkologi di Provinsi Sumatra Utara, RSUP Adam Malik juga diharapkan bisa membangun jejaring pengampuan layanan kanker ke berbagai RS sekitar, baik di wilayah Sumatera Utara maupun wilayah Sumatera lainnya.

Melalui program pengampuan ini, Dante menyatakan bahwa berbagai penyakit kanker yang tidak bisa terdiagnosis atau tidak bisa diobati di RSUD daerah-daerah maupun pelosok Sumatera, nantinya akan dirujuk ke Pusat Kanker RSUP Adam Malik.

“Ini salah satu pusat kanker pertama yang ada di Sumatra. Sehingga nanti tidak hanya menjadi rujukan RS Provinsi Sumatera Utara tetapi juga rumah sakit provinsi lainnya,” ujar Dante.

Menurut Direktur Utama RSUP Adam Malik Zainal Safri, layanan kanker memiliki angka kunjungan tertinggi dibandingkan layanan penyakit katastropik lainnya.

Sejak 2019 hingga 2024, rata-rata pasien kanker di RSUP Adam Malik mencapai 67.798 pasien per tahun, diikuti layanan jantung dengan rata-rata 32.099 pasien, layanan stroke 1.493 pasien, dan uronefrologi 16.668 pasien per tahun.

Pembangunan pusat onkologi ini mendapat apresiasi dari Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni. Menurutnya, Pusat Onkologi RSUP Adam Malik diharapkan dapat meningkatkan layanan kanker.

Agus Fatoni mengatakan Sumatera Utara memiliki 210 RS di kabupaten/kota. Namun, pelayanan onkologi kanker tidak banyak, hanya ada di Kota Medan dan di Deli Serdang.

“Oleh karena itu, pemerintah daerah mendukung peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya terkait dengan kanker,” kata Agus Fatoni.

Pembangunan Pusat Onkologi RSUP Adam Malik tidak hanya sekadar pembangunan fasilitas dan manajemen gedung, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai alat penunjang pemeriksaan kanker

Seperti salah satunya Positron Emission Tomography (PET) scan, yang saat ini jumlahnya masih sangat terbatas.

Dante juga menambahkan bahwa pembangunan Pusat Onkologi ini juga harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan dokter dan tenaga medis yang bekerja di Pusat Onkologi.

“Sehingga dapat memberikan protokol terapi kanker yang efisien, memadai, dan memberikan dampak positif dalam proses penyembuhan kanker,” kata Dante.

Proses pembangunan Pusat Onkologi RSUP Adam Malik diperkirakan akan berlangsung sekitar 12-16 bulan sejak groundbreaking. Selama proses pembangunan, Dante berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter yang dapat memberikan layanan kanker.

“Jadi misalnya untuk Penyakit Dalam ada hematologi onkologi. Untuk Urologi ada kanker prostat dan sebagainya. Untuk Bedah Onkologi juga ada pendidikan kanker. Kalau kurang, nanti akan ditambah,” kata Dante.

Pewarta: Yulisman
Editor : Man Saheri