CoverPublik.com – Pecco Bagnaia harus menelan hasil mengecewakan usai gagal finis pada balapan sprint MotoGP Prancis 2025. Pembalap tim Ducati Lenovo itu mengalami kecelakaan saat baru memasuki lap awal di tikungan ikonik Dunlop Chicane, sirkuit Le Mans, pada Sabtu (10/5/2025).
Crash ini menambah daftar panjang kegagalan Bagnaia di musim 2025, yang diwarnai dengan berbagai keluhan mengenai motor baru Ducati, Desmosedici GP25. Menurutnya, insiden yang terjadi di Le Mans terasa aneh, lantaran dirinya merasa tidak memacu motor dengan kecepatan tinggi saat memasuki tikungan.
“Sejak awal musim kukatakan hal yang sama, aku kehilangan feeling,” kata Bagnaia, dikutip dari Speedweek. “Dalam insiden ini pun aku tidak sedang ngebut. Aku bahkan tidak menikung dengan kemiringan seperti biasanya, tetapi ban depan tetap tergelincir. Aku tidak bisa melakukan apa yang kuinginkan,” lanjut juara dunia tiga kali tersebut.
Bagnaia secara terbuka mengkritik performa motor GP25 yang menurutnya tidak sebaik versi sebelumnya, yakni GP24. Ia merasa bahwa motornya saat ini sulit dikendalikan dan tidak memberinya kepercayaan diri yang cukup, terutama di bagian depan.
Ia pun menyinggung performa impresif Marc Marquez, rekan setimnya yang justru tampil cepat meski juga menggunakan GP25. Menurut Bagnaia, perbedaan itu disebabkan oleh latar belakang motor yang digunakan Marquez sebelumnya.
“Masalahnya, Marc punya feeling yang luar biasa. Ia datang dari GP23, motor yang sebenarnya cepat tapi punya banyak keterbatasan,” ujarnya. “Sekarang ia menggunakan motor baru yang lebih cocok untuknya. Ia belum pernah mencoba GP24, jadi dia tidak tahu bagaimana rasanya motor yang lebih stabil itu.”
Bagnaia mengaku telah mempelajari data Marquez secara mendalam dan bahkan mencoba menyesuaikan keseimbangan motornya agar serupa dengan tunggangan tahun lalu. Namun, ia menegaskan bahwa sensasi berkendara adalah kunci utama performanya.
“Aku butuh rasa percaya yang lebih di ban depan. Marc tetap bisa kompetitif meskipun memakai traktor, tapi aku tidak bisa maksimal tanpa feeling yang pas,” pungkasnya.
Kegagalan finis di sprint race membuat Bagnaia kehilangan poin penting dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2025. Ia diharapkan bisa bangkit dan memperbaiki performa dalam balapan utama hari Minggu nanti.
Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025










