
Jakarta, CoverPublik.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa sistem pencarian bakat pemain sepak bola di Indonesia harus sudah berjalan maksimal dalam waktu tiga bulan ke depan. Komitmen ini ia sampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Senin (16/6/2025).
Dalam unggahan tersebut, Erick bertemu langsung dengan Simon Tahamata, legenda Ajax Amsterdam dan Timnas Belanda yang kini ditunjuk sebagai Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia. Simon resmi ditunjuk sejak Mei 2025 untuk memimpin proyek besar PSSI dalam membangun fondasi kuat Timnas Indonesia melalui penjaringan talenta usia muda.
“Jadi, tiga bulan ke depan kita pastikan sistem pencarian bakat jalan,” ujar Erick Thohir dalam video tersebut. “Harus selesai scouting system untuk Timnas U-17, U-20, U-23, dan senior.”
Erick menegaskan pentingnya pembentukan sistem scouting yang sistematis, terintegrasi, dan menjangkau seluruh pelosok Indonesia. Sistem ini dirancang untuk menjaring bakat pemain dari tingkat usia dini hingga kelompok usia dewasa agar dapat membentuk skuad tim nasional yang kompetitif secara berkelanjutan.
“Tujuannya agar sistem pencarian bakat ini bisa menjaring seluruh potensi pemain berbakat Indonesia dari jenjang usia dini hingga senior,” tambah Erick.
Simon Tahamata, yang dikenal memiliki rekam jejak gemilang sebagai pemain dan pelatih muda di Eropa, diberi tanggung jawab utama untuk menemukan pemain-pemain muda potensial. Salah satu fokus awal adalah mencari pemain kelahiran 2009 yang akan menjadi tulang punggung Timnas U-17 dalam menghadapi Piala Dunia U-17 2026.
Untuk menjalankan tugas tersebut, PSSI memberi keleluasaan penuh kepada Simon. Ia dipersilakan memilih sendiri asisten-asistennya yang akan tergabung dalam tim scouting nasional. Erick bahkan menugaskan Simon untuk merekrut dua anak muda berbakat yang akan menjadi bagian dari tim pencari bakatnya.
“Om Simon akan bekerja dengan coach Patrick (timnas senior), coach Gerald (U-23), serta tim pelatih U-20 dan U-17,” jelas Erick. “Karena U-17 sekarang dengan Badan Tim Nasional sudah mulai disiapkan untuk pemain kelahiran 2009 di Elite Pro Academy.”
Ia juga menyebut telah berkomunikasi dengan pelatih Nova Arianto yang akan memfokuskan diri mempersiapkan Timnas U-17 saat ini, yang juga ditargetkan lolos ke Piala Dunia U-17 tahun depan.
Dengan kolaborasi antara pelatih dan pemandu bakat yang terstruktur ini, Erick berharap sistem pencarian bakat PSSI bisa menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi emas sepak bola Indonesia di masa depan.
Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025









