Jakarta, CoverPublik.com – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) kembali menggelar ajang pencarian bakat menyanyi Bintang Radio Indonesia 2025 dengan misi menggaungkan kembali lagu-lagu daerah Nusantara.
Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha LPP RRI, Yonas Markus Tuhuleruw, mengatakan seluruh peserta wajib membawakan satu lagu daerah, selain pilihan genre pop atau rock yang mereka pilih.
“Wajib hukumnya setiap peserta, entah pilih pop atau rock, tetap harus menyanyikan satu lagu daerah. Tujuannya agar lokalitas daerah bisa kembali membumi dan menjadi kebanggaan bangsa,” ujar Yonas dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/11).
Yonas menjelaskan, keputusan untuk memasukkan lagu daerah sebagai lagu wajib merupakan hasil masukan berbagai pihak, termasuk dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Hal ini juga menjadi upaya RRI memperkuat peran generasi muda dalam melestarikan kekayaan musik tradisional.
Selain itu, final Bintang Radio Indonesia 2025 akan digelar di Jakarta untuk memberi kesempatan luas bagi para talenta muda dari seluruh pelosok negeri tampil di panggung nasional. “RRI membuka ruang agar talenta di pelosok bisa memperkenalkan dirinya di ibu kota. Ini bentuk inklusivitas layanan RRI bagi semua,” kata Yonas.
Kompetisi yang dibuka untuk usia 16–26 tahun itu telah menarik 3.700 peserta dari 67 satuan kerja dan 15 stasiun produksi RRI di seluruh Indonesia sejak pendaftaran dibuka pada Agustus lalu.
Seleksi tingkat korwil dilakukan pada September dan Oktober, menghasilkan 34 utusan dari berbagai daerah yang kemudian disaring menjadi 10 finalis—lima putra dan lima putri—yang akan tampil di grand final pada 4–6 November di Auditorium RRI Jakarta.
Ketua Panitia Bintang Radio Indonesia 2025, Mustofa, menuturkan sistem penilaian tahun ini berbeda karena melibatkan kombinasi antara penilaian juri dan voting publik. “Ada dua sistem penilaian, dari juri dan voting masyarakat. Selain pemenang utama, akan ada juga juara favorit,” ujarnya.
Para juri terdiri dari pelatih vokal Indra Azis, musisi Key B, Bemby Noor, serta juri kehormatan dari Kementerian Ekonomi Kreatif, Mohammad Amin. Voting dilakukan melalui situs resmi bintang.radiorri.id dan dibuka hingga 6 November.
Hasil akhir akan diumumkan pada 8 November, dengan satu pemenang putra dan satu putri yang akan mewakili daerahnya dan mendapat kesempatan merilis single perdana di industri musik nasional.
Kepala Stasiun RRI Jakarta, Mochamad Bugi Hidayat, menambahkan grand final Bintang Radio Indonesia akan menampung hingga 450 penonton dan dimeriahkan oleh Maliq & D’Essentials serta Sabrina Leanor, pemenang Bintang Radio 2018. Acara ini terbuka gratis untuk umum.
Bintang Radio Indonesia sendiri merupakan ajang pencarian bakat tertua di Tanah Air yang telah melahirkan penyanyi legendaris seperti Vina Panduwinata, Titiek Puspa, dan Bing Slamet.










