
Benteng, CoverPublik.com – Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-123 Tahun 2025, fokus pembangunan diarahkan pada sektor infrastruktur dengan menggarap sejumlah ruas jalan, termasuk jalan perkebunan dan usaha tani di Desa Tengah Padang menuju Desa Jayakarta, Bengkulu Tengah.
Salah satu warga Desa Tengah Padang, Yahfri (55), mengungkapkan rasa syukur atas pembuatan dan pengerasan jalan yang dilakukan oleh Satgas TMMD ke-123 Kodim 0407/Kota Bengkulu. Menurutnya, selain memangkas jarak antara Desa Tengah Padang dan Desa Jayakarta, jalan ini juga memudahkan akses ke perkebunan miliknya serta masyarakat lainnya.
“Bersyukur sekali dan besar manfaatnya, terutama saat membawa hasil perkebunan (karet dan sawit) tidak takut terguling lagi,” kata Yahfri, Sabtu (22/2/25).
Yahfri mengakui bahwa sebelumnya ia mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil perkebunannya, terutama saat musim penghujan ketika jalan menjadi becek dan licin. Akibatnya, ia harus berjalan kaki selama satu jam. Jika ingin menggunakan sepeda motor, ia terpaksa harus mengambil jalur memutar yang lebih jauh.
“Dengan adanya jalan ini, perjalanan akan lebih cepat. Selama ini harus berputar, sehingga untuk menuju kebun memakan waktu yang cukup lama,” jelasnya.
Pada TMMD ke-123 kali ini, Satgas TMMD Kodim 0407/Kota Bengkulu melaksanakan pembangunan badan jalan sepanjang 1,78 km dengan lebar 8 meter, yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, yaitu Desa Tengah Padang dan Desa Jayakarta. Selain itu, terdapat pengerasan jalan sepanjang 1,78 km dengan lebar 4 meter, serta pembangunan dua buah plat dekker dan satu gorong-gorong.
“Memasuki hari keempat pelaksanaannya, pembukaan badan jalan sudah mencapai 40 persen dan pembangunan plat dekker mencapai 5 persen,” jelas Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si., Dansatgas TMMD Kodim 0407/Kota Bengkulu, saat meninjau lokasi TMMD.
Kolonel Inf Widi Rahman berharap bahwa pembangunan jalan ini dapat diselesaikan tepat waktu sehingga dapat segera digunakan dan dimanfaatkan, terutama untuk mempermudah kegiatan berkebun bagi masyarakat setempat.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Masya Heri









