30 Persen UMKM Bengkulu Beralih ke E-Commerce, Penjualan Tembus Luar Daerah

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu, Edyson. (Foto: Istimewa)

Bengkulu, Coverpublik.com – Transformasi digital memberi dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bengkulu. Saat ini, sekitar 30 persen dari total 45 ribu UMKM di kota ini telah memanfaatkan platform digital dan e-commerce sebagai sarana penjualan utama.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu, Edyson, mengatakan bahwa perkembangan ini tidak hanya meningkatkan omset pelaku usaha, tetapi juga memperluas akses pasar mereka hingga ke luar daerah.

“Dulu penjualan produk UMKM kita hanya di dalam daerah. Sekarang, melalui digitalisasi, mereka bisa menjangkau konsumen di berbagai kota bahkan antarprovinsi,” ujarnya di Bengkulu, Senin (28/7).

Beberapa contoh sukses pelaku UMKM digital antara lain Evi Tenggiri, produsen olahan kalamansi, dan berbagai usaha oleh-oleh khas Bengkulu lainnya, yang kini mampu meraih pendapatan di atas rata-rata berkat platform e-commerce.

Menurut Edyson, Pemerintah Kota Bengkulu terus mendorong penguatan ekosistem digital UMKM dengan menyelenggarakan pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi lintas sektor, termasuk melibatkan generasi muda agar lebih adaptif terhadap teknologi.

“Langkah ini kami harapkan dapat membuat UMKM Bengkulu lebih mandiri, siap bersaing di pasar nasional, dan ke depannya mampu menembus pasar ekspor,” imbuhnya.

Terkait aspek perpajakan, Edyson menjelaskan bahwa beban pajak transaksi digital tidak dibebankan kepada pelaku usaha, tetapi kepada konsumen. Pajak yang dikenakan berkisar 10 persen dari omset yang tercatat di laporan resmi ke kantor pajak.

Transformasi digital di sektor UMKM Kota Bengkulu ini menjadi bukti bahwa adaptasi terhadap teknologi merupakan kunci untuk bertahan dan tumbuh di tengah dinamika pasar saat ini.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025