Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik, Wajib Diketahui!

Ilustrasi mencegah asam lambung. Foto: Dok/ © Shutterstock

CoverPublik.com  – Asam lambung naik atau dikenal juga sebagai refluks asam adalah kondisi ketika cairan asam dari lambung naik ke kerongkongan, bahkan hingga ke tenggorokan. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti sensasi panas di dada (heartburn), rasa tidak nyaman, hingga mual.

Penyebab utama dari kondisi ini adalah melemahnya otot sfingter esofagus bagian bawah. Otot ini seharusnya berfungsi sebagai penutup antara lambung dan kerongkongan, namun saat melemah, ia tidak mampu mencegah naiknya asam lambung.

Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini dapat berkembang menjadi gangguan yang lebih serius, yaitu GERD (gastroesophageal reflux disease), yaitu suatu penyakit pencernaan kronis yang memerlukan penanganan jangka panjang.

Untuk mengurangi gejala saat asam lambung naik, berikut beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan:

1. Longgarkan Celana di Bagian Pinggang

Ketika asam lambung sedang naik, tekanan pada area perut perlu dikurangi. Mengenakan celana yang ketat atau penggunaan ikat pinggang yang terlalu kuat dapat memperparah tekanan pada lambung.

Disarankan untuk segera melonggarkan celana atau membuka kancing serta ikat pinggang agar tekanan pada lambung berkurang. Hal ini dapat meringankan gejala secara cepat dan membantu kenyamanan.

2. Duduk Tegak

Posisi tubuh sangat memengaruhi pergerakan asam lambung. Hindari berbaring saat mengalami gejala. Duduk dalam posisi tegak akan membantu gravitasi menjaga agar asam lambung tidak naik lebih jauh ke atas.

Posisi duduk yang tegak dapat mengurangi tekanan pada katup antara lambung dan kerongkongan, sehingga mencegah asam naik dan mempercepat pemulihan.

3. Konsumsi Jahe

Jahe telah lama dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki berbagai manfaat untuk pencernaan. Kandungan senyawa fenolik dan zat antiradang di dalamnya membantu mengurangi iritasi akibat asam lambung.

Minumlah air jahe hangat atau teh jahe untuk meredakan perut yang terasa perih dan mual akibat refluks.

4. Gunakan Madu

Madu memiliki sifat menenangkan dan mampu melapisi dinding kerongkongan, sehingga mengurangi iritasi. Selain itu, madu juga bersifat antiradang dan dapat membantu pemulihan jaringan yang terganggu.

Konsumsi satu sendok teh madu secara langsung atau campurkan dengan segelas air hangat atau teh herbal.

5. Tidur dengan Kepala Lebih Tinggi

Jika refluks terjadi pada malam hari atau saat hendak tidur, gunakan bantal tambahan atau atur posisi kepala agar lebih tinggi dari dada. Posisi miring ke kiri juga disarankan karena membantu memperlambat aliran asam lambung.

Posisi tidur yang lebih tinggi akan mencegah asam naik ke kerongkongan dan memperbaiki kualitas tidur.

6. Konsumsi Obat Antasida

Jika gejala cukup berat, konsumsi obat maag atau antasida bisa menjadi pilihan utama. Antasida bekerja dengan menetralkan asam lambung secara cepat.

Sebaiknya Anda selalu menyediakan antasida di rumah, terutama jika memiliki riwayat gangguan lambung.

Dengan mengetahui langkah-langkah pertolongan pertama ini, Anda dapat segera menangani gejala asam lambung naik dan mencegahnya menjadi lebih serius. Jika keluhan sering kambuh, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025