
Bengkulu, CoverPublik.com – Puluhan massa dari Dewan Pengurus Serikat Pekerja Putra Bengkulu (SP-PB) menggelar aksi damai di depan gudang PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) di Jalan Suproto Dalam, Kelurahan Sumber Jaya, Kota Bengkulu, Senin (8/9). Aksi yang diikuti sekitar 50 orang tersebut menuntut kesempatan kerja bagi anggota SP-PB sebagai tenaga bongkar muat.
Ketua SP-PB, Muhamad Yusuf, menyampaikan aksi ini digelar sebagai tindak lanjut surat permohonan yang belum mendapat jawaban dari pihak manajemen.
“Kami hanya meminta keadilan dan kesempatan kerja di gudang Alfamart. Warga kami siap bekerja, dan kami berharap perusahaan mau membuka ruang dialog lebih terbuka,” ujar Yusuf di lokasi aksi.
Massa membawa spanduk bertuliskan permohonan agar PT Alfamart mempekerjakan mereka sebagai buruh bongkar muat. Aksi berjalan tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian.
Dalam audiensi yang digelar, hadir perwakilan Polresta Bengkulu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, mediator hubungan industrial, serta manajemen PT Alfamart.
Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kota Bengkulu, Safitri, mengatakan pihaknya mendorong solusi berbagi pekerjaan.
“Prinsipnya tenaga kerja bongkar muat harus dibagi secara adil. Kami memberi opsi agar SP-PB dan Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa, dan Asuransi (NIBA) bisa bergantian sesuai jadwal yang diatur korlap masing-masing,” jelasnya.
Namun, manajemen PT Alfamart memutuskan pekerja bongkar muat tetap dikelola oleh Serikat Pekerja NIBA. Pihak manajemen menyarankan anggota SP-PB yang ingin bekerja agar bergabung ke dalam serikat tersebut.
Karena keputusan itu tidak diterima SP-PB, kedua belah pihak diberikan waktu satu minggu untuk berunding kembali, difasilitasi Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bengkulu. Hasil perundingan akan dituangkan dalam perjanjian resmi.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025









