Jakarta, CoverPublik.com – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) akan menyelenggarakan lomba penulisan skenario film dengan fokus pada tema sejarah dan kepahlawanan. Program ini diharapkan dapat memicu lahirnya penulis skenario baru di Indonesia, khususnya dari kalangan muda.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan hal ini dalam acara Ngobrol Film yang digelar di Jakarta, Kamis (18/9). Ia menekankan pentingnya peran film sebagai media untuk memperkenalkan sejarah kepada generasi muda secara menarik dan visual.
“Film adalah jembatan yang efektif untuk menyampaikan narasi sejarah dan budaya kepada generasi muda,” ujar Fadli.
Menurutnya, penulisan skenario merupakan fondasi utama dalam produksi film berkualitas. Oleh karena itu, lomba ini juga akan disertai insentif sebagai bentuk stimulus bagi para peserta.
Fadli menambahkan, Indonesia memiliki banyak kisah sejarah dan tokoh pahlawan yang dapat diangkat ke layar lebar. Ia juga membuka peluang tema tambahan seperti film anak dan animasi agar lebih relevan dengan pasar saat ini.
Lebih lanjut, Fadli menyampaikan optimisme terhadap masa depan industri film nasional. Pada tahun 2024, jumlah penonton film Indonesia mencapai lebih dari 81 juta orang atau sekitar 67 persen dari total penonton bioskop, melampaui film asing.
“Film nasional sudah jadi tuan rumah di negeri sendiri. Ini momentum untuk terus mendorong kreativitas, terutama dalam skenario,” kata Fadli.
Sepanjang tahun 2024, lebih dari 200 film Indonesia dirilis, menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam produksi dan minat masyarakat terhadap film lokal.
Program lomba skenario ini menjadi bagian dari strategi Kemenbud untuk memperkuat ekosistem perfilman nasional berbasis budaya dan sejarah.










