Mukomuko Terbanyak Terima Bantuan Traktor dari Kementan RI di Provinsi Bengkulu

Traktor roda 4 dari Kementerian Pertanian RI di persawahaan Desa Lubuk Gedang, Lubuk Pinang, Mukomuko, Bengkulu, Rabu (25/6/2025). (Foto Diskominfo Mukomuko)

Mukomuko, CoverPublik.com – Kabupaten Mukomuko menjadi daerah terbanyak di Provinsi Bengkulu yang menerima bantuan traktor roda empat dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) pada tahun 2025. Total sebanyak 12 unit traktor disalurkan kepada kelompok tani di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mastaman, yang mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di daerahnya.

“Kami bersyukur, Mukomuko mendapat perhatian luar biasa dari Kementan RI. Dari seluruh kabupaten di Bengkulu, kami menerima bantuan terbanyak, yakni 12 unit traktor roda empat. Sementara kabupaten lain paling banyak menerima empat atau lima unit,” ujar Hari, Sabtu (28/6/2025).

Hari menegaskan bahwa bantuan tersebut akan didistribusikan secara amanah dan tepat sasaran, yakni kepada 12 kelompok tani yang telah memenuhi persyaratan administratif seperti kepemilikan lahan dan legalitas kelompok.

“Bantuan ini tidak dipungut biaya apa pun. Jika ada pihak yang mengatasnamakan dinas dan meminta imbalan, bisa dipastikan itu bukan dari kami,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Fitriani Ilyas, menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian dari Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP), menyusul laporan kinerja Distan Mukomuko yang dinilai baik dan aktif mendukung data pertanian di tingkat provinsi.

“Selain sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, bantuan ini diharapkan mendorong perluasan lahan tanam dan peningkatan produktivitas pertanian,” jelas Fitriani.

Ia juga mengingatkan agar traktor yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pertanian di desa masing-masing, termasuk membuka lahan baru sebagai langkah strategis ketahanan pangan.

Pewarta: Yantoni
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025