Pemkot Bengkulu Galakkan Program Belanja ASN di Pasar Tradisional

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi saat meninjau pasar. (Foto Media Center Pemkot Bengkulu)

Bengkulu, CoverPublik.com – Pemerintah Kota Bengkulu mencanangkan gerakan “Belanja di Pasar oleh ASN” sebagai salah satu strategi untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan aktivitas di pasar tradisional. Gerakan ini juga menjadi bagian dari upaya menata kawasan pasar yang selama ini dikeluhkan pedagang karena sepi pembeli.

“Kita akan memprogramkan belanja ASN, bisa setiap Jumat atau satu bulan sekali. Masing-masing OPD nantinya akan memiliki jadwal belanja, terutama ibu-ibu ASN,” ujar Asisten II Setda Kota Bengkulu, Sehmi Alnur, di Bengkulu, Selasa (15/7/2025).

Gerakan ini juga merupakan respon langsung atas keluhan para pedagang, khususnya di Pasar Minggu, yang menyebut minimnya pembeli di dalam area pasar karena banyak masyarakat lebih memilih berbelanja di luar.

“Keluhan mereka, tidak ada pembeli di dalam. Jadi kita dorong belanja di dalam pasar. Kalau masih ada yang belanja di luar, otomatis bagian dalam jadi sepi,” lanjut Sehmi.

Pemkot Sediakan Lapak Gratis

Pemerintah Kota melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagrin) juga telah menyediakan lapak atau auning gratis untuk pedagang, guna mendorong mereka menempati lokasi yang lebih tertib dan representatif.

Ada dua lokasi utama yang disiapkan:

  1. Pasar Minggu yang mampu menampung sekitar 30 pedagang, terutama pedagang basah seperti penjual ikan.
  2. Pelataran PTM (Pasar Tradisional Modern) yang dapat menampung hingga 150 pedagang.

Walikota Imbau Pedagang Tertib dan Pindah ke Dalam Pasar

Sebelumnya, Walikota Bengkulu, H. Dedy Wahyudi, telah mengajak para pedagang di Pasar Minggu dan Pasar Panorama yang masih berjualan di bahu jalan dan trotoar untuk segera menempati lokasi resmi yang telah disediakan oleh pemerintah.

“Di dalam Pasar Minggu dan PTM itu masih banyak tempat kosong. Begitu juga di Panorama. Jadi tidak perlu lagi berjualan di trotoar,” tegas Dedy.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pedagang yang telah mematuhi aturan dan mendukung upaya pemerintah menciptakan pasar yang tertib, bersih, dan nyaman.

“Kami terus mengimbau agar seluruh pedagang mengikuti aturan. Ini bukan untuk mempersulit, tapi demi kebaikan bersama,” tambahnya.

Dengan adanya program belanja ASN ini, diharapkan roda ekonomi pasar tradisional kembali berputar dan para pedagang kecil mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025