Jakarta, CoverPublik.com – Animator asal Pakistan, Junaid Miran, memastikan batal melanjutkan rencana gugatan terhadap kreator film animasi Merah Putih One For All. Keputusan itu diambil setelah dirinya mendapatkan pengakuan dan pencantuman kredit atas karya yang sempat dipersoalkan.
“Kita telah memenangkan pertarungan ini. Pencipta filmnya, Pak Bintang Takari, menghubungi Junaid secara langsung,” ujar Junaid melalui kanal YouTube pribadinya, Jumat (5/9).
Ia menegaskan, perjuangannya sejak awal bukan soal uang ataupun menjatuhkan orang lain, melainkan sekadar menuntut pengakuan karya.
“Ini tentang sesuatu yang sangat sederhana, kredit, pengakuan atas karya Junaid,” tutur Junaid.
Menurutnya, perdamaian ini berlangsung tanpa kuasa hukum, hanya melalui komunikasi langsung antar seniman. “Hanya dua seniman yang berbicara secara terbuka,” imbuhnya.
Sejalan dengan itu, Junaid berencana mengembalikan dana yang sebelumnya dikumpulkan melalui penjualan karya untuk membiayai proses hukum. “Saya akan membuka platform opsi pengembalian dana. Jika ada kendala, mereka bisa langsung menghubungi saya,” ujarnya.
Namun, ia memastikan tidak akan menarik karyanya yang telah dibeli publik sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan masyarakat Indonesia. “Kalian itu hebat sekali, sungguh,” kata Junaid.
Sebelumnya, Junaid sempat menuding adanya dugaan pelanggaran hak cipta pada film Merah Putih One For All. Ia mengklaim seluruh karakter animasi dalam film tersebut merupakan ciptaannya dan mengungkap bukti visual yang menunjukkan kemiripan desain.
Film Merah Putih One For All merupakan proyek animasi garapan Perfiki Kreasindo besutan sutradara Endiarto, yang tayang perdana di bioskop pada 14 Agustus 2025. Ceritanya berpusat pada sekelompok anak yang tergabung dalam Tim Merah Putih untuk menjaga bendera pusaka, namun harus menghadapi tantangan besar ketika bendera itu hilang tiga hari sebelum peringatan 17 Agustus.
Sejak diluncurkan, film tersebut menuai kritik dari warganet, bahkan sebagian menilai tidak layak tayang.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025










