Menbud Fadli Zon Apresiasi Jakarta World Cinema Sebagai Wadah Sineas Indonesia

Jakarta, CoverPublik.com – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Jakarta World Cinema (JWC) sebagai ruang penting bagi pegiat sinema Indonesia untuk menikmati dan belajar dari karya film berkualitas. Menurutnya, kehadiran festival film internasional seperti JWC merupakan sarana yang sangat baik untuk mempertemukan sineas senior dan pemula dalam satu wadah kolaborasi.

“Adanya Jakarta World Cinema dan berbagai festival film di Indonesia adalah wadah yang sangat bagus untuk kita. Kita sangat mendukung adanya platform tersebut. Tinggal bagaimana ke depan kita bisa bekerja sama,” ujar Fadli Zon dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (20/9/2025).

Fadli menyebutkan bahwa diplomasi budaya melalui media film merupakan salah satu prioritas program Kementerian Kebudayaan. Kehadiran film-film mancanegara di JWC diharapkan menjadi tolok ukur bagi pelaku industri perfilman Tanah Air untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan tren global.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem sinema nasional yang berkelanjutan, mulai dari proses produksi hingga pendistribusian film kepada publik. Festival-festival lokal di berbagai daerah seperti Bali, Bandung, dan Makassar, menurutnya, memiliki potensi besar dalam memperkuat fondasi industri film nasional.

“Kita juga ingin festival-festival film daerah seperti di Bali, Bandung, dan Makassar ini bisa menjadi ekosistem yang suatu saat bisa menunjang sinema kita,” ungkap Menbud Fadli.

Sementara itu, Executive Director Jakarta World Cinema, Frederica, menyatakan harapannya agar pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan dapat memberikan dukungan yang konkret terhadap keberlanjutan JWC sebagai ajang perfilman berskala internasional.

Ia mengungkapkan bahwa Jakarta World Cinema tahun ini berencana menayangkan 185 film dari 66 negara, dan diproyeksikan menarik lebih dari 60.000 pengunjung. Menurut Frederica, JWC bukan sekadar festival pemutaran film, tetapi juga menjadi titik temu strategis antara sutradara berpengalaman, sineas muda, komunitas film, hingga pencinta sinema dari berbagai negara.

“Jakarta World Cinema adalah festival film internasional yang menampilkan karya-karya terbaik dari seluruh dunia dan menjadi wadah penting bagi sineas lokal dan global untuk menampilkan karya mereka,” ujar Frederica.

Di sisi lain, Menbud Fadli Zon juga berharap agar JWC tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, melainkan mampu menjadi forum jaringan (networking) antarsineas serta memperkuat ekosistem sinema nasional agar semakin berkelanjutan di masa mendatang.

“Festival ini sangat luar biasa kalau bisa diadakan secara berkelanjutan. Antar pegiat sinema bisa bertemu dan melakukan networking. Semoga Jakarta World Cinema dapat membuat ekosistem sinema kita makin sustainable ke depannya,” katanya penuh harap.