Menkeu Purbaya Janji Jaga Defisit Fiskal 3 Persen dan Tekan Utang Negara

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Istimewa)

Jakarta, CoverPublik.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mengambil langkah fiskal yang berisiko dan di luar kewajaran. Penegasan itu disampaikannya untuk merespons sentimen negatif pasar pasca dirinya resmi dilantik menggantikan Sri Mulyani pada Senin (8/9).

“Yang jelas kita tidak akan ambil kebijakan fiskal yang aneh-aneh,” kata Purbaya usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9).

Ia menjelaskan strategi kebijakan fiskal akan disinergikan dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar sistem keuangan lebih likuid dan mampu menopang pertumbuhan. “Ke depan kita harapkan sistem finansial lebih liquid sehingga program pemerintah berjalan lebih cepat,” ujarnya.

Purbaya menambahkan, defisit fiskal tetap dijaga di kisaran 3 persen sesuai Undang-Undang APBN. Sementara itu, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang kini sekitar 40 persen akan diupayakan turun seiring percepatan pertumbuhan ekonomi.

“Dengan dana yang ada, kita dorong pertumbuhan lebih cepat sehingga debt to GDP bisa stabil bahkan menurun,” ujar dia.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025