Diplomat Indonesia Tewas Ditembak di Peru, Menlu Desak Investigasi Tuntas

Diplomat Indonesia Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak di Peru. (Foto: Istimewa)

Jakarta, CoverPublik.com – Seorang diplomat Indonesia, Zetro Leonardo Purba, dilaporkan tewas ditembak orang tak dikenal saat bersepeda di sekitar kediamannya di Distrik Lince, Lima, Peru, Senin (1/9) malam waktu setempat.

Mengutip media lokal peru21.pe, korban dicegat tiga orang yang diduga warga negara asing sebelum akhirnya ditembak. Saat kejadian, sang istri dilaporkan tengah menunggu di pintu masuk gedung apartemen.

Zetro diketahui tinggal bersama istri dan anak-anaknya di sebuah apartemen sewaan dekat Taman Ramón Castilla. Menurut kepolisian setempat, ia kerap bersepeda pada malam hari karena jarak lokasi tinggalnya tidak jauh dari kantor.

Rekan Kerja dan Kemenlu Sampaikan Belasungkawa

Pejabat Kedutaan Besar RI di Lima, Irwan Butapierre, mengenang Zetro sebagai sosok tenang dan berbakti kepada keluarga.

“Peru adalah negara yang tidak aman. Ia bersepeda dengan tenang, tidak menyangka ada bahaya, lalu mereka menembaknya. Saya tidak tahu mengapa mereka membunuhnya,” ujar Irwan.

Irwan mendesak pihak berwenang Peru segera bertindak cepat menangkap para pelaku penembakan.

Kementerian Luar Negeri RI melalui akun resmi Kedutaan Besar RI di Lima juga menyampaikan belasungkawa mendalam. “Semoga amal ibadah almarhum diterima Tuhan YME dan keluarga diberikan ketabahan,” demikian pernyataan resmi tersebut.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, turut menyampaikan rasa duka cita. “Kami mendapatkan berita duka dari Lima. Salah seorang pegawai Kementerian Luar Negeri, saudara Zetro Leonardo Purba, meninggal dunia karena ditembak orang tak dikenal,” kata Sugiono dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram @menluri.

Desakan Penyelidikan Menyeluruh

Menlu Sugiono menegaskan pihaknya telah meminta pemerintah Peru dan kepolisian setempat untuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas kasus penembakan tersebut.

“Saya selaku pimpinan Kementerian Luar Negeri merasakan duka yang mendalam. Kami sudah menyampaikan kepada Kementerian Luar Negeri Peru dan kepolisian setempat untuk menuntaskan penyelidikan ini,” ujarnya.

Sugiono menambahkan, dirinya telah menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa serta doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan YME.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025