Coverpublik.com – Pada tanggal (22/06/2022) akibat hujan deras dan meluapnya sungai di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor mengakibatkan bencana tanah longsor yang menerjang enam kampung.
Mendapatkan informasi, UKM RANITA UIN Jakarta secara aktif merespon bencana tanah longsor di Desa Cibunian. RANITA mendelegasikan 4 personil yang bertugas sebagai tim evakuasi dan assessment yaitu Yogi Handika (FITK/PBIO), Elang Ilham (FAH/IP), Nida Luthfyana (FIDIKOM/MD) dan Desra Putri (FPsi/Psikologi).
Ketua umum RANITA, Ammar Abdul menjelaskan, sebagai organisasi yang memiliki identitas tangggap terhadap isu kemanusiaan, kami perlu secara responsif menanggapi bencana yang terjadi, khususnya lokasi kejadian tak terlalu jauh dari kampus.
“Tak jauh dari kampus kami bisa menjangkau lokasi terdampak lebih cepat, mereka (Tim RANITA) bisa membantu dalam proses evakuasi dan assessment. Kondisi disana masih berstatus siaga dan saya semoga semua warga terdampak dan relawan yang sedang bertugas dalam kondisi aman,” ujarnya, Kamis (23/06/2022) lalu.
Lanjut berdasarkan hasil data sementara pada (24/06/2022) yang bersumber dari assessement tim lapangan RANITA mengidentifikasi 85 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana tanah longsor di wilayah Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan.
“Adapun kebutuhan mendesak bagi warga Cibunian berupa; makanan, air mineral, perlengkapan bayi, hygiene kit, selimut, pembalut wanita, obat-obatan, alat penerangan, makanan dan susu bayi, alat kebersihan, mie instan dan pakaian.” terangnya.
Ammar menambahkan, UKM RANITA UIN sedang membuka donasi untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana tanah longsor di Desa Cibunian. Donasi dapat disalurkan melalui informasi yang tertera pada akun instagram; @ranita_uin.
Selaku dari pihak Kampus Drs. Ikhwan, M.Ag. selaku Kabag Kemahasiswaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjelaskan bahwa UIN memberikan dukungan dan doa selalu bagi warga terdampak dan tim relawan yang sedang bertugas.
“Terimakasih Ranita UIN Syarif Hidayatullah yang dengan semangat, tulus dan spontanitas cepat beraksi untuk membantu sesama yang terkena musibah longsor di Cibunian Bogor. Ranita memang selalu terdepan dalam bereaksi terhadap peristiwa musibah di negeri ini, bahkan daerah terjauh sekalipun.,” tuturnya.










