
Jakarta, CoverPublik.com – Senator asal Provinsi Bengkulu, Destita Khairilisani, menyampaikan langsung aspirasi masyarakat Bengkulu dalam Rapat Kerja Komite III DPD RI bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, yang diselenggarakan pada Kamis, 1 April 2025, bertempat di Lantai 3 Gedung B DPD RI.
Rapat kerja tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, dan Wakil Menteri, Ni Luh Puspa, bersama jajaran pejabat eselon I Kementerian Pariwisata. Rapat ini membahas penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki potensi besar namun belum mendapat perhatian maksimal, termasuk Provinsi Bengkulu.
Dalam forum tersebut, Senator Destita Khairilisani menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat Bengkulu, terutama terkait pentingnya dukungan dari pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur menuju objek wisata, promosi destinasi unggulan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata lokal.
“Bengkulu memiliki banyak potensi wisata yang belum tergali secara optimal. Mulai dari keindahan alam, warisan budaya, hingga peninggalan sejarah yang bernilai tinggi. Namun masih banyak kendala di lapangan, seperti akses jalan yang belum memadai, fasilitas umum yang terbatas, dan minimnya promosi di tingkat nasional,” ujar Destita.
Ia mencontohkan beberapa destinasi yang layak menjadi perhatian, seperti Danau Suro di Kabupaten Kepahiang, Pantai Tapak Balai di Bengkulu Utara, dan Lorong Watu di Desa Kemumu, yang menurutnya memiliki daya tarik luar biasa jika didukung secara maksimal oleh pemerintah pusat.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan apresiasi atas masukan dari Senator Bengkulu dan menyatakan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan Bengkulu dalam peta pengembangan destinasi prioritas di luar lima destinasi super prioritas nasional.
“Kami terbuka untuk mendukung potensi wisata di daerah, termasuk Bengkulu. Ke depan akan ada program kolaboratif yang melibatkan pemda, komunitas lokal, dan pelaku usaha untuk memperkuat ekosistem pariwisata yang berkelanjutan,” tutur Menteri Widiyanti.
Rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk memperjuangkan perhatian lebih terhadap sektor pariwisata Bengkulu, serta memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata.
Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025









